Filamen yang terputus bisa menghambat proses pencetakan. Untuk mengatasinya, Anda bisa menggunakan alat penyambung filamen printer 3D ini. Cara kerjanya dengan menjepit kedua ujung filamen yang terputus. Setelah itu Anda bisa memanaskan kedua ujungnya dengan aman agar kembali tersambung. Soal kesesuaian tak perlu diragukan karena lubang pada alat ini telah dirancang sesuai ukuran standar gulungan filamen, yakni 1.75 mm.
Mengatasi Putusnya Filamen Beberapa kondisi membuat gulungan filamen menjadi rapuh dan terputus. Tentunya hal ini akan menyebabkan masalah pada proses pencetakan. Namun Anda bisa menyambung filamen yang terputus dengan alat penyambung filamen ini. Filamen pun kembali tersambung dengan rapi dan sempurna. |
Cara Penggunaan Mudah Alat penyambung filamen ini dibekali 2 lubang dari arah yang berlainan untuk memasukkan kedua ujung filamen. Nantinya, kedua ujung filamen akan bertemu di bagian tengah alat. Di bagian tengah itulah Anda bisa memanaskan filamen untuk membentuk sambungan baru. Anda bisa memanaskannya menggunakan korek atau heat gun. |
Kerapatan Dapat Diatur Jika Anda perhatikan, terdapat 2 lubang sekrup pengencang pada alat penyambung filamen ini. Lubang tersebut berfungsi untuk mengencangkan lubang filamen. Dengan begitu, filamen yang akan Anda sambungkan tidak akan goyah selama prosesnya. |
Ukuran Sesuai Standar Lubang masuknya filamen pada alat penyambung ini dipastikan dapat mengakomodasi filamen printer 3D. Hal ini berkat ukurannya yang telah disesuaikan dengan diameter gulungan filamen pada umumnya, yakni 1.75 mm. Jenis filamennya juga beragam, mulai dari PLA, ABS, dan PETG. |